News Bassura City

Sedikit berbagi ilmu dari kami

(1/3) “TANGGA” MENUJU SURGA

8

Jika iman membuat manusia mampu “melihat” surga yang menanti di ujung kehidupan maka arsitektur hendaknya hadir sebagai “jalan” yang membawa manusia mampu melihat ujung kehidupan itu dengan mata jasmin.
BANGUNAN-BANGUNAN religius selalu mempunyai keindahan yang berbeda apabila dibandingkan dengan bangunan-bangunan lain pada umumnya. Di sana, terdapat makna-makna kellahian yang diresapkan ke dalam arsitekturnya. Perancangan bangunan religius pada umumnya tidak sekadar merancang keindahannya saja. Tujuan terbesarnya adalah “menjembatani” antara sesuatu yang transendental  dan sesuatu yang imanen. Selayaknya sebuah penghubung, banguna religius berperan sebagai “tangga” yang mampu menyatukan antara yang duniawi dan yang llahiah. Di luar dari segala yang berkaitan dengan nilai, sejara, dan simbol yang ada, sebuah bangunan religius harus menjadi ruang yang membuat umatnya dapat “melepaskan diri” dari jasmaninnya, dan “melebur”
dengan sang pemberi hidup itu sendiri.